cover

Olah Raga Awet Muda

Olahraga merupakan aktifitas gerakan tubuh yang dilakukan untuk membuat tubuh kita sehat. Olahraga juga mempunyai beberapa parameter sehingga bukan hanya disebut beraktifitas. Namun demikian, kita sering mendengar bahwa ada beberapa orang setelah melakukan olahraga, namun justru menderita penyakit tertentu di kemudian hari, atau bahkan ada yang sampai berakibat fatal.

 

Oleh sebab itu, jika ingin melakukan olahraga perlu diingat beberapa parameter supaya diri kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Memperkenalkan Olahraga Awet Muda

 

Di dalam artikel kesehatan GetWell lainnya, kita pernah lihat ada 3 olahraga awet muda yang dianjurkan di dalam artiket tersebut, yaitu Jogging, Sepeda Statis dan Berenang. Mengapa hanya 3 olahraga ini?

Sebenarnya penulis mendapatkan pengetahuan ini saat mengikuti beberapa kali konferensi Anti-Aging Medicine di beberapa negara Asia Pasifik, yang intinya adalah menjaga detak jantung konstan di batas tertentu berdasarkan usia.

Dari ketiga olahraga tersebut, yang bisa disebut juga dengan Olahraga Kebugaran Jantung, bisa dipastikan bahwa detak jantung kita tetap konstan dan tidak naik-turun. Kemudian untuk detak yang berdasarkan usia, bisa dipakai rumus berikut:

 

220 dikurangi USIA = X

X dikali 65% à untuk minimal detak jantung (nadi)

X dikali 85% à untuk maksimal detak jantung (nadi)

 

Jadi misalnya ada seeorang yang berusia 35 tahun, maka berikut hitungan batasan nadi untuk berolahraga:

 

220 dikurangi 35 = 185

185 dikali 65% = 120 denyut/menit à untuk minimal detak jantung (nadi)

185 dikali 85% = 157 denyut/menit à untuk maksimal detak jantung (nadi)

 

Jika seseorang yang berusia 35 tahun saat berolahraga denyut jantungnya di bawah 120x/menit, maka olahraganya kurang optimal. Sebaliknya jika nadinya melebihi dari 157x/menit, maka otot jantungnya bisa cidera.

 

Olahraga Awet Muda ini dilakukan dalam waktu 48 jam sekali, untuk menjaga kebugaran tubuh, dan cukup dilakukan 30 menit sampai 1 jam saat berolahraga.

 

Walaupun ada olahraga otot yang dikombinasikan dengan intensitas tinggi yang dijaga waktunya sehingga memberikan efek yang sama dengan 3 olahraga awet muda yang telah disebutkan di atas, seperti Program iAMG dari Program Prescriptive GetWell.

 

 

 

Salam sehat

Dr. Ali Azhar

cover

Lemak Hilang Kemana

Jika anda ingin turun berat badan, dan bisa menjawab pertanyaan sederhana ini, maka sebenarnya sangat mudah memahami cara turun berat badan.

Menurut penelitian, dan dilihat ke dalam komposisi molekul lemak, maka ini yang terjadi saat lemak hilang dari tubuh kita:

 

C55H104O6    +   78 O2   à  55 CO2     +    52 H2O

                         Lemak                +         Oksigen       à   Karbon Dioksida      +               Air

 

Jadi jika seseorang menginginkan turun berat badan dengan menurunkan lemak tubuh, yang dilakukan adalah dengan menghirup banyak oksigen, yang kemudian mengubah lemak dari Karbon Dioksida, alias udara yang kita keluarkan dari nafas, dan air.

Lalu pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah, apa yang menyebabkan lemaknya hilang menjadi nafas dan air?

Jawabannya ada di pertanyaan selanjutnya yaitu, apa yang kita lakukan yang membuat kita banyak menghirup Oksigen dan mengeluarkan banyak nafas, sekaligus banyak keluar air?

Jawabannya adalah OLAHRAGA.

….dan dikarenakan olahraga ada 2 jenis, Olahraga kebugaran Jantung dan Olahraga kebugaran Otot, maka olahraga yang paling baik untuk menghilangkan lemak tubuh adalah olahraga kebugaran Jantung yang disarankan sesuai dengan ke-ilmuan Awet Muda, seperti Jogging, Sepeda statis atau Berenang. 

Rumus turun berat badan dengan cepat?

Sedikit makan (dengan gizi yang baik), lalu olahraga kebugaran jantung dan bernafas.

 

Salam sehat

Dr. Ali Azhar

cover

KEDOKTERAN AWET MUDA

KEDOKTERAN AWET MUDA

Kedokteran Awet Muda, atau bahasa kerennya Anti-Aging Medicine adalah keilmuan di bidang kedokteran yang baru dimulai di sekitar 1 dekade yang lalu. Universitas Udayana di Denpasar, Bali menjadi universitas pertama di Dunia yang menyelenggarakan Master Degree Anti-Aging Medicine. Bertolak belakang dengan pendapat umum yang menghubungkan Anti-Aging dengan hanya kecantikan (dan keputihan) kulit muka dan atau kulit saja, namun keilmuan ini sangat luas cakupannya. Berikut adalah segitiga Anti-Aging Medicine yang sebenarnya:

9th Asia-Pacific Congress of Anti-Aging and Regenerative Medicine, 2010, Denpasar – Bali

Jika dilihat dari segitiga Anti-Aging, maka kecantikan berada di urutan paling belakang, dengan yang paling dasar adalah Nutrisi/Gizi. Oleh sebab itu, jika ingin hidup sehat dengan petunjuk keilmuan Anti-Aging Medicine, maka yang utama di perhatikan adalah Nutrisinya, kemudian Olahraganya seperti apa, lalu cek dan perbaiki kadar Hormon, kemudian ada beberapa factor yang tidak kalah penting, yaitu Mindset dan Keteraturan.

 

Salam Well Beyond Healthcare.

Dr. Ali Azhar

cover

MANFAAT BERPIKIR POSITIF

Placebo merupakan obat yang isinya tidak ada zat aktif obat, yang bisa terisi dengan gula/tepung. Dapat juga berupa terapi dengan alat medis yang tidak terbukti ke-efektifannya. Sehingga Efek Placebo adalah efek psikologis yang berdampak pada tingkat kesembuhan pasien walaupun dengan obat yang isinya bukan obat, contohnya gula, dengan hasil kesembuhan yang cukup tinggi di sekitar 21% – 40% tergantung tipe penelitian (1).

Hasil ini didapatkan dari penelitian klinis medis dengan metode “double-blind” yang menjadi standar tingkat tinggi dalam penelitian ilmiah, dimana ada 2 group objek yang satu sama lainnya tidak tahu apakah mereka mengkonsumsi obat eksperimental atau obat berisi gula, kecuali orang yang melakukan penelitian.

Grup objek yang menerima obat berisi gula menjadi sembuh atau keluhan berkurang, persis seperti grup objek yang menerima obat eksperimental.

Bisa dibayangkan obat berisi gula dapat membuat pasien sembuh di angka ~25%, hanya dengan membayangkan obat yang isinya gula ini bisa menyembuhkan penyakit.

Namun kebalikannya adalah efek Nosebo, yaitu efek yang terjadi ketika pasien diberitahukan bahwa obat, atau terapi, malah membuat kondisi lebih parah, maka kondisi pasien sebagian akan memburuk lebih cepat (2).

Berdasarkan informasi di atas, maka bijaklah dalam memikirkan hasil dari suatu keadaan/pengobatan. Jika kita berpikir positif, maka efek Placebo akan terjadi, dan sebaliknya, jika kita sudah membayangkan sesuatu yang buruk akan terjadi, maka efek Nosebo bisa saja terjadi.

Salam Well Beyond Healthcare.

Dr. Ali Azhar

(1) https://www.drugs.com/article/placebo-effect.html

(2) https://pharmaceutical-journal.com/article/feature/nocebo-the-placebo-effects-evil-twin

cover

MENGENAL AGEs

AGEs merupakan singkatan dari Advanced Glycation Ends product adalah faktor penting dalam terjadinya beberapa penyakit degeneratif yang berkaitan dengan kondisi darah dan pembuluh darah seperti, Hipertensi, Stroke Ischemic, Stroke Hemoragik dan Serangan Jantung, namun juga berhubungan sangat erat dengan tingkat keparahan beberapa penyakit lainnya, seperti Diabetes, Gagal Ginjal, Hepatitis dan penyakit kronis lainnya.

 

AGEs terjadi jika gula bertemu dengan protein dan/atau lemak, dan hasilnya rusaknya sel yang mengandung protein/lemak tersebut.

Contoh AGEs:

Hb + Gula = HbA1c, yaitu sel darah merah yang teroksidasi dan menjadi rusak yang bisa menambah kekentalan darah.

LDL + Gula = vlLDL/Type B LDL, yaitu sel protein pembawa lemak yang menjadi rusak dan jika terakumulasi bisa menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah.

 

Sebagian besar sel di tubuh manusia terdiri dari ~50% Protein, ~40% Lemak dan ~10% Karbohidrat, sehingga bisa dibayangkan jika AGEs ini terjadi karena rusaknya bagian Protein dan Lemak di dinding sel di seluruh tubuh dan menyebabkan peradangan sehingga terjadinya beberapa penyakit degeneratif.

 

Sehingga solusi pertama untuk mencegah penyakit degeneratif adalah dengan membatasi konsumsi gula harian. FDA di Amerika merekomendasikan maksimal konsumsi 40mg gula per hari, atau sekitar 10 sendok teh. Namun perlu diingat bahwa sumber gula bukan hanya dari gula pasir, namun bisa dari makanan kemasan, jadi diperhatikan komposisi makanan kemasan yang akan dibeli/dikonsumsi.

 

Mari kita aware dengan apa yang akan kita masukkan ke dalam tubuh kita.

Salam Well Beyond Healthcare.

 

Dr. Ali Azhar

Shelter Pemulihan Covid-19

GetWell melayani konsultasi pasien covid-19 selama 24 jam

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan penyedia 11 jasa telemedicine. Kerja sama dengan layanan telemedicine bertujuan untuk membantu menangani pasien yang melakukan isolasi mandiri. Hal ini mengingat pasien yang memerlukan perawatan di rumah sakit terus meningkat.

Salah satunya platform GETWELL yang ditunjuk Kemenkes untuk melayani pasien yang melakukan isolasi mandiri. 

Chief Business Development GETWELL Ade Nurcahyo S. menjelaskan, ditunjuk Kemenkes sebagai layanan telemdicine ini murni dukungan swasta ke Pemerintah sebagai kontribusi ke negara. Ini merupakan bentuk peduli GETWELL terhadap kondisi saat ini yang bisa dikatakan masuk kategori gawat darurat covid-19.

“Bentuk bantuan sebesar atau sekecil apapun sangat berguna terutama untuk masyarakat di kondisi saat ini,” kata dia kepada Kontan.co.id, Minggu (11/7).

Baca Juga: Pemerintah harus berdayakan BUMN siapkan ketersediaaan obat untuk mengatasi Covid

Ade melanjutkan, GETWELL memberi layanan untuk pasien isolasi mandiri baik home care atau visit perawatan di rumah maupun  perawatan di luar rumah dengan partner kompeten seperti klinik-klinik dan laboratorium-laboratorium serta Rumah Sakit yang memiliki peralatan medis yang lebih lengkap dan mumpuni. 

Kemudian fitur-fitur layanan GETWELL yakni one stop digital medic platform atau 24 jam dari mulai telekonsultasi, telemedicine, reminder, rekam medis personal atau Personal Health Record (PHR) dan panic buttom (jasa layanan darurat yang tersambung dengan call center 24/7 baik untuk asisten kendala kesehatan maupun evakuasi darurat medis sampai non medis dengan jasa towing). 

“Lonjakan awal terlihat sekali setelah kita membuka layanan untuk mendukung program Pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk mendapatkan obat pasien covid-19 GETWELL bekerja sama dengan Kimia Farma dan apotek swasta lainnya. Kemudian, GETWELL untuk saat ini masih terbatas untuk layanan konsultasi yakni 50-100 sesi per hari. GETWELL terus meningkatkan dengan menambah kapasitas menjadi 1.000-5.000 per hari dengan jaringan 500 dokter.

“GETWELL saat ini berinvestasi dengan penambahan tenaga konsultasi medis (dokter) dan menambah jaringan kerjasama dengan Rumah sakit ataupun klinik yang memiliki dokter kompeten,” tuturnya.

Source: https://industri.kontan.co.id/news/getwell-melayani-konsultasi-pasien-covid-19-selama-24-jam

Besok, Aplikasi Telemedicine Gratis Diujicobakan untuk Konsultasi Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko MarvesLuhut Binsar Pandjaitan mengatakan, layanan telemedicine yang terdiri dari 11 platform akan diujicobakan di DKI Jakarta mulai besok, Selasa (6/7/2021).

Luhut menyebutkan, aplikasi telemedicine ini bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes) guna memantau pasien Covid-19 dengan baik.

“Jadi efektif mulai berlaku besok. Hari ini kita sosialisasi,” kata Luhut saat konferensi pers tentang Layanan Telemedicine bagi Pasien Isolasi Mandiri, Senin (5/7/2021).

Luhut menyebutkan, dengan adanya layanan telekonsultasi atau telemedicine ini, maka semua pasien dengan gejala Covid-19 mendapat layanan medis tepat waktu tanpa perlu mengantre di rumah sakit.

Dengan begitu, ia mengimbau masyarakat bergejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG) untuk melakukan isolasi mandiri. Bahkan, Luhut mengungkapkan bahwa keluarga terdekatnya yakni anak dan menantu terinfeksi Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri.

Menurut dia, ketika masyarakat OTG dan gejala ringan isolasi mandiri, maka pelayanan rumah sakit dapat diprioritaskan kepada pasien yang gejala sedang dan berat.

Pada kesempatan sama ini, Luhut juga mengatakan, layanan telemedicine ini dapat diakses secara gratis. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar melakukan pemeriksaan swab antigen atau PCR di 742 laboratorium yang terafiliasi dengan Kemkes agar dapat mengakses bantuan telemedicine.

Menurut Luhut, dengan melakukan pemeriksaan antigen atau pun swab PCR di laboratorium terpusat, maka datanya langsung dapat diakses oleh Kemkes melalui laporan real time pasien yang konfirmasi positif kasus Covid-19

“Kami sangat mengapresiasi segala bentuk dukungan dari berbagai pihak terutama dukungan dari penyedia telemedicine. Semua mereka gratis membantu. Jadi pada platform ini saya ucapkan terima kasih karena Anda terpanggil,” ucapnya.

Berikut ini 11 platform telemedicine yang menjalin kerja sama dengan Kemkes menyediakan layanan konsultasi gratis.

1. Alodokter, https://bit.ly/alodokter-isoman

2. GetWell, https://play.google.com/store/apps/details?id=id.paquesid.getwell

3. Good Doctor, https://gooddoctor.onelink.me/Cmiw/efeba7ae dan GrabHealth, https://grab.onelink.me/2695613898/fe73b8c5

4. Halodoc, Bit.ly/isoman_halodoc

5. KlikDokter, http://bit.ly/kd-kemenkes-isoman

6. KlinikGo, http://klinikgo.com/isoman

7. Link Sehat https://link.linksehat.com/mRMf

8. Milvik Dokter, http://milvik.id/about-us/

9. ProSehat, https://prosehat.com/wa

10.SehatQ,https://sehatqapp.onelink.me/bgzy?pid=kemenkes&c=sqkemenkes&deep_link_value=https%3A%2F%2Fwww.sehatq.com%2Ftelemed&af_web_dp=https%3A%2F%2Fwww.sehatq.com%2Ftelemed&af_dp=https%3A%2F%2Fwww.sehatq.com%2Ftelemed

11. YesDok, https://bit.ly/ISOMAN-YesDok

Sumber: BeritaSatu.com

Cara Konsultasi dan Dapat Obat Gratis Telemedicine Via Aplikasi GetWell

Suara.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan layanan Telemedicine salah satunya Aplikasi GetWell bagi pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di wilayah DKI Jakarta. Lalu bagaimana cara konsultasi dan dapat obat gratis Telemedicine via aplikasi GetWell ini?

Telemedicine menawarkan layanan konsultasi hingga pembelian obat gratis. Hal ini tentu memudahkan pasien isoman supaya tidak perlu mengantri ke rumah sakit.

Dalam rangka mensukseskan program ini, pemerintah telah menggandeng 11 platform kesehatan digital, salah satunya aplikasi GetWell.

Layanan aplikasi GetWell dapat diunduh di Google Play Store atau melalui link berikut:

LINK Download Aplikasi GetWell [DI SINI]

Berikut cara mendapatkan layanan Telemedicine melalui aplikasi GetWell:

  1. Pasien melakukan tes PCR / swab antigen di laboratorium yang teraliasi dengan Kementerian Kesehatan RI. Jika hasil tesnya positif dan lab melaporkan hasilnya ke database kasus positif COVID-19 di Kemenkes (NAR), maka pasien akan menerima Whatsapp dari Kemenkes RI (dengan centang hijau) secara otomatis.
    Catatan: Data ini wajib dilaporkan setiap lab penyedia layanan test COVID19 ke Kementerian Kesehatan. Kasus positif adalah pasien yang memiliki hasil positif tes PCR dari 7 hari kebelakang ATAU tes Swab Antigen positif dari dua hari terakhir.
  2. Untuk sementara, program ini hanya berlaku untuk area DKI Jakarta
  3. Pasien bisa melakukan konsultasi secara daring dengan dokter di GetWell dengan klik link yang terdapat dalam pesan WA dari Kemenkes RI dan memasukan kode voucher di aplikasi GetWell.
  4. Lakukan konsultasi dokter dengan menginformasikan Anda adalah pasien program Kementerian Kesehatan.
  5. Setelah melakukan konsultasi secara daring, dokter akan memberikan resep digital sesuai dengan kondisi pasien. Jika pasien masuk dalam kategori yang dapat melakukan isoman, obat dapat ditebus gratis.
  6. Untuk menebus resep obat gratis dari Kemenkes, pasien harus mengirim pesan WhatsApp ke salah satu gerai apotek Kimia Farma
  7. Pasien harus mengirimkan resep digital (PDF atau screen capture) yang dikeluarkan dari platform telemedisin, KTP, dan alamat pengiriman ke nomor WhatsApp Kimia Farma yang dituju.
  8. Obat dan/atau vitamin akan ditanggung oleh Kementerian Kesehatan sesuai dengan ketentuan.
  9. Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan jasa pengiriman dari Si Cepat untuk mengambil obat dan/atau vitamin dari Apotek Kimia Farma dan mengirimkan ke alamat pasien.

Catatan: Hanya pasien dengan nomor terdaftar di database Kemenkes (NAR) dan memiliki kasus aktif yang berhak mendapatkan obat dan vitamin.

Demikian informasi mengenai cara konsultasi dan dapat obat gratis Telemedicine via aplikasi GetWell. Pasien Isoman Covid-19 di DKI Jakarta jangan menyianyiakan kesempatan ini.

Source: https://www.suara.com/health/2021/07/11/170419/cara-konsultasi-dan-dapat-obat-gratis-telemedicine-via-aplikasi-getwell